"Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan aksi perempuan dan laki - laki berpelukan di sebuah kamar dan tak mau lepas.
Belum tahu kapan dan dimana peristiwa gancet saat mesum itu terjadi. Sebab, saat ini video itu viral di media sosial.
Pasangan muda mudi gancet saat mesum itu baru bisa lepas setelah dibantu oleh warga dan ustad setempat.
Terlihat dalam video yang diunggah akun instagram @martapurapedia, perempuan dan laki - laki itu sedang berpelukan di sebuah kamar dan ditutupi oleh selimut.
"Viral! Pasangan Gancet Saat Mesum. Video viral yg beredar di media sosial, facebook,youtobe,tiktok,IG.
"menunjukkan sebuah adegan pasangan muda berhubungan badan .
"Dan setelah di telusuri"
"Idris Al Marbawi alias Gus Idris memberikan penjelasan terkait video Youtube bernuansa azab terkait gancet miliknya viral.
Gus Idris mengakui bahwa konten tersebut merupakan settingan (buatan) yang bertujuan agar viral dan mengedukasi warga.
"Video ini hanyalah ilustrasi saja supaya kita lebih bermuhasabah akan bahayanya zina," seperti tertulis dalam keterangan di akun Youtube tersebut.
Lebih lanjut, akun Gus Idris pun memberi klarifikasi dan permohonan maaf terkait video yang ia unggah. Dalam istilah medis, gancet merupakan kondisi yang disebut penis captivus.
"Mohon maaf buat para pecinta GIO video ini kami sajikan atas dasar edukasi dahsyatnya kekuatan doa, karena kejadian di atas seringkali dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.
Selain itu terdapat juga penjelasan tambahan bahwa materi yang diunggah hanya untuk tujuan pendidikan dan hiburan penonton semata.
"Materi dalam video ini dibuat hanya untuk tujuan pendidikan dan hiburan. Cerita ini hanyalah sebuah fiksi yang dinubuatkan dalam bentuk visual. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian atau cerita, itu hanya kebetulan dan tidak ada unsur kesengajaan," tulisnya dalam keterangan di Youtube pribadinya.
Sebelumnya, media sosial baru-baru ini diramaikan dengan perbincangan viral video pasangan gancet atau tidak bisa melepaskan saat berhubungan intim.
Jika ditelusuri, video-video yang diunggah di akun Gus Idris memang kerap menayangkan hal-hal yang terkait dengan azab. Selain video berjudul azab berzina, terdapat juga sejumlah judul lain terkait azab seperti azab ghibah dan fitnah hingga azab renternir dan debt collector.
Sebelumnya Gus Idris pernah ditersangkakan oleh Polda Jawa Timur karena membuat hoax kasus penembakan.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Gatot Repli Handoko.
"Jadi terkait unggahan video dari akun Gus Idris yang beredar di medsos kemarin itu jelas kami nyatakan hoaks," kata Gatot, Selasa 2 Maret 2021.
Ia menyebut kesimpulan hoaks itu diambil setelah penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Jatim menelusuri unggahan video di chanel YouTube bernama Anggsri.

Comments
Post a Comment